Home Warta Dunia

Banyak Polisi Gendut, Meksiko Gelar Program “Polisi Sehat”, Pesertanya Dibayar Rp735 Ribu

90
Anggota kepolisian Meksiko mengikuti latihan program "Polisi Sehat". (F: Asia One)

Barakata.id, Batam – Polisi gendut bukan hanya ada di Indonesia. Di negara Meksiko, polisi berpostur gendut juga menjadi fenomena.

Saat ini, berdasarkan data statistik nasional, sekitar tiga perempat orang dewasa di Meksiko mengalami masalah berat obesitas atau kelebihan berat badan. Selain masyarakat sipil, ribuan anggota polisi di Meksiko termasuk di dalam daftar orang-orang gemuk itu.

Penderita obesitas di Meksiko hampir sepertiga dari populasi orang dewasa. Menurut para pakar kesehatan masyarakat, obesitas di Meksiko juga mendorong tingginya angka penderita diabetes dan penyakit jantung di negara bagian utara Amerika tersebut.

Baca Juga : Penderita Obesitas di Kepri Meningkat

Saat ini pemerintah Meksiko tengah menjalankan program “Polisi Sehat”. Program itu menyarankan para anggota kepolisian yang terserang obesitas untuk mendaftarkan diri.

Banyak aktivitas yang dilakukan peserta dalam program tersebut. Di antaranya olahraga di pagi hari.

Para polisi gendut yang masuk dalam program “Polisi Sehat” akan mengikuti latihan push up, dan squat agar berat badan mereka kembali normal.

Menariknya, setiap polisi yang menjadi peserta program itu, akan mendapat bonus atau dibayar sebesar 1.000 peso sebulan atau Rp735 ribu.

Program “Polisi Sehat” di Meksiko sudah berjalan sejak tiga bulan lalu. Dari seluruh ibu kota di daerah Meksiko, ada seribuan lebih anggota polisi yang mendaftar.

Pada Minggu (15/12/19) misalnya, ada sekitar 20-an polisi yang berkeringat saat mengikuti program latihan “mengempiskan perut buncit”. Latihan itu digelar di halaman kantor polisi di ibu kota.

Dilansir Asia One, Senin (16/12/19), mengenakan kaus putih, puluhan polisi berperut buncit itu terlihat basah kuyup oleh keringat mereka.

Mauricio Barrera, anggota polisi yang mengikuti program tersebut mengaku latihan yang diberikan cukup berat dan menguras tenaga fisik maupun mental.

“Ini benar-benar baru bagi saya…Bulan pertama itu terasa sangat berat,” katanya.

Meski berat, pria 26 tahun itu bertekad menuntaskan programnya. Ia pun jadi menyadari bahwa obesitas adalah sebuah penyakit yang harus dilawannya.

Barerra mengaku berat badannya sudah turun hingga 16 kilogram sejak ikut “Polisi Sehat”. Ia pun merasa tubuhnya kini jauh lebih bugar.

“Saya sangat terbantu dengan program ini. Obesitas itu adalah penyakit, saya paham sekarang,” ujarnya.

Baca Juga : Polisi dan Keluarganya Dilarang Pamer Kemewahan di Media Sosial

Javier Ramirez, instruktur kebugaran yang melatih para polisi gendut di Meksiko menegaskan, program “Polisi Sehat” merupakan solusi untuk melawan persoalan kelebihan berat badan di tengah masyarakat Meksiko.

Menurutnya, sangat tidak bagus bagi seorang polisi jika ia mengalami obesitas.

“Obesitas itu dipicu oleh gaya hidup yang malas, gaya hidup orang-orang yang malas bergerak. Polisi selayaknya tidak begitu, ini harus diperangi (obesitas),” kata dia.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin