Home Warta Nusantara Baliho Habib Rizieq Dibongkar Prajurit TNI, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya

Baliho Habib Rizieq Dibongkar Prajurit TNI, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya

3857
Baliho Habib Rizieq
Sejumlah pria berbaju loreng membongkar baliho Habib Rizieq di Jakarta Timur. (F: ist)

Barakata.id, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan rekaman video sejumlah anggota TNI membongkar baliho Habib Rizieq Shihab. Pembongkaran  itu ternyata atas perintah Pandam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

“Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya,” kata Dudung usai menggelar apel TNI persiapan Pilkada di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/11/20).

Aksi pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu disebutkan terjadi di Kelurahan Jatimakmur, Kota Bekasi. Dudung menegaskan, sebelumnya ada beberapa kali upaya pembongkaran baliho oleh personel Satpol PP, tapi gagal.

Baca Juga :

Setelah dicopot, baliho tersebut kemudian terpasang lagi. Karena itu, kata Dudung, ia mengintruksikan prajuritnya mengambil alih dan mencopot baliho Habib Rizieq itu.

Dudung meminta semua pihak taat terhadap hukum. Pemasangan baliho tidak bisa sembarangan, haru membayar pajak dan pemasangannya mesti di lokasi yang sudah ditentukan.

“Jangan seenaknya sendiri, seakan akan dia paling benar, enggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya,” tegas Dudung.

Dia juga mengancam akan menurunkan semua baliho FPI yang dipasang sembarangan.

“Saya katakan itu perintah saya. Dan ini akan saya bersihkan semua, tidak ada itu baliho yang mengajak revolusi dan segala macam,” katanya.

FPI: Itu operasi intelijen untuk diskreditkan TNI

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar sebelumnya menatakan pihaknya tak mau menuding TNI yang mencopot baliho Imam Besar mereka. Ia menduga pencopotan baliho itu bagian dari operasi intelijen untuk mendiskreditkan TNI.

“Kita positif thinking, tidak mau bernarasi panjang-panjang, akan tetapi ini bagian dari dugaan kami gitu kan, itu bagian dari operasi intelijen untuk membuat seolah-olah umat Islam yang pro dengan Habib Rizieq supaya benci dengan TNI,” kata Aziz seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (19/11/20).

Baca Juga :

Aziz mengatakan pihaknya saat ini masih meyakini pencopotan tersebut bukan dilakukan anggota TNI. Ia menduga ada pihak-pihak yang mengatasnamakan TNI dalam melakukan aksi tersebut.

Pihak FPI, kata Aziz, juga belum memikirkan langkah selanjutnya sekalipun peristiwa pencopotan itu benar dilakukan oleh aparat TNI. Menurutnya, DPP FPI juga belum membicarakan kejadian tersebut.

“Saya enggak bisa mengambil langkah lebih maju dibanding DPP FPI. Jadi kita masih bisa menunggu nanti perkembangannya,” kata dia.

******

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin