Home Warta Arena

Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing, Geser Yi Ling Song

102
Aries Susanti Rahayu saat menjadi yang tercepat di kejuaraan dunia panjat tebing di Cina tahun 2018 lalu. (F: Eddie Fowke / IFSC)

Barakata.id, Batam – Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing putri Indonesia sukses besar di ajang IFSC World Cup Xiamen 2019. Aries berhasil memecahkan rekor dunia yang membuatnya meraih medali emas.

Pada partai final, atlet asal Grobogan Jawa Tengah berusia 24 tahun itu berjaya mengalahkan Yi Ling Song yang merupakan atlet panjat tebing peringkat satu dunia asal Cina.

Aries sukses memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 6,995 detik. Ia bahkan menjadi wanita pertama yang mencatatkan waktu di bawah 7 detik.

“Alhamdulillah Aries Susanti Puji Rahayu meraih medali emas dan juara dunia di IFSC World Cup Xiamen 2019 dan memecahkan rekor dunia 6,9 detik,” kata Kepala Bidang Olahraga Internasional Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Yayan Rubaeni, menyampaikan pesan dari manajer pelatnas sport climbing Asep Rahmad.

Aries Susanti Rahayu

Sebagai atlet peringkat tiga dunia, Aries yang beberapa kali meraih gelar internasional ini tidak gentar saat menghadapi Yi Ling Song. Sebelum laga final, rekor dunia sebelumnya dipegang oleh Yi Ling Song dengan catatan waktu 7,10 detik yang dicetak pada IFSC World Cup Chongqing 2019, 26 April lalu.

Baca Juga : Dua Atlet Sepeda Gunung Kepri Juara Nasional Seri 5

Namun, pada laga final melawan Aries, atlet andalan tuan rumah itu tertinggal cukup jauh dari Aries. Yi Ling Song hanya menorehkan waktu terbaiknya 9,032 detik, yang membuatnya mendapatkan medali perak.

Sementara itu, untuk medali perunggu direbut oleh atlet asal Rusia Mariia Krasavina yang mampu membukukan catatan waktu 7,947 detik.

Pada perebutan medali perunggu kejuaraan panjat tebing tersebut, Marria mengalahkan wakil Prancis Anouck Jaubert dengan waktu 14,375 detik.

*****

Sumber : Tempo.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin