Home Kepulauan Riau Bintan

Apri dan Pengusaha Hotel di Bintan Atur Strategi Hadapi Dampak Corona

48
Bupati Bintan
Bupati Bintan, Apri Sujadi berdialog dengan pengusaha perhotelan di Bintan untuk menyiasati dampak virus corona terhadap pariwisata, Selasa (25/2/20). (F: Istimewa)

Barakata.id, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai menyiasati dampak virus corona terhadap dunia pariwisata. Bupati Bintan, Apri Sujadi menegaskan bahwa pengembangan sisi strategis dalam pelaksanaan kegiatan pariwisata harus segera berbenah.

Menurut Apri, hal tersebut dibutuhkan untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata setelah sempat kelimpungan dihantam wabah virus corona.

“Dunia pariwisata kita harus bangkit, kita harus berbenah dan tidak boleh menunggu hingga virus ini selesai,” ujarnya dalam dialog bersama sejumlah pengusaha hotel dan pelaku usaha pariwisata di Kantor Bapelitbang Bintan, Selasa (25/2/20).

Baca Juga :
Waspada Corona, Bintan Tolak Kedatangan Kapal Pesiar Tak Sesuai Rute

Apri mengatakan, dirinya segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata. Berdasar laporan dari pengusaha hotel, dampak besar dari merebaknya virus corona adalah menurunnya jumlah kunjungan turis.

Dengan turunnya jumlah turia yang berkunjung, maka jumlah tamu yang menginap di hotel juga turun.

“Bahkan tingkat kunjungan pariwisata ke Bintan menurun drastis, hampir 80 persen. Itu karena pintu masuk kita dari Singapura,” katanya.

“Angka pendapatan daerah dari sektor pariwisata juga menurun. Tahun 2019 di bulan Februari kita sudah mengantongi Rp14 miliar, tapi pada Februari 2020 kita hanya dapat Rp7 miliar,” sambung Apri.

Bupati Bintan
Bupati Bintan, Apri Sujadi berdialog dengan para pengusaha perhotelan di Bintan, Selasa (25/2/20). (F: Istimewa)

Karena itu, Apri mengajak seluruh pengusaha pariwisata di Bintan untuk terus menggali segmen pangsa pasar pariwisata, khususnya dalam target waktu jangka pendek.

Baca Juga :
Takut Corona, 58 WNA Cina di Bintan Minta Perpanjangan Izin Tinggal

Apri juga meminta jajarannya dan pengusaha hotel bersama-sama dan bergandengan tangan. Salah satunya bisa dengan cara memberikan tarif yang berbeda, baik turis asing maupun turis lokal.

“Kita sharing bagaimana pemerintah bisa menggelar event pariwisata dengan sekmen bukan saja turis asing namun juga turis lokal. Kemudian para pengusaha hotel, mungkin bisa memberikan diskon/tarif di kedua segmen agar bisa masuk dalam pangsa pasar yang berbeda,” pungkasnya.

*****

Penulis : Erha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin