Home Kepulauan Riau APBD Perubahan Kepri 2020 Disahkan Rp3,929 Triliun

APBD Perubahan Kepri 2020 Disahkan Rp3,929 Triliun

12
APBD Perubahan Kepri 2020
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin bersama Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dalam paripurna pengesahan APBD Perubahan Kepri 2020 di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (27/10/20). (F: barakata.id/istimewa)

Barakata.id, Tanjungpinang – DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengesahkan APBD Perubahan Kepri tahun 2020 sebesar Rp3,929 triliun. Pengesahan peraturan daerah (Perda) APBD Perubahan Kepri 2020 dilakukan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (27/10).

Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin yang menghadiri paripurna itu menyampaikan terima kasih serta rasa penghargaan kepada seluruh jajaran DPRD Kepri atas berbagai masukan yang telah diberikan terhadap setiap pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2020 sehingga dapat selesai rangkaiannya hingga resmi disahkan menjadi Perda.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD Kepri dan juga TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Ini bukti nyata eksekutif dan legislatif merupakan satu kesatuan yang utuh,” kata Bahtiar.

Pengesahan APBD Perubahan Kepri 2020 sebesar Rp3,929 triliun berdasarkan surat keputusan DPRD Kepri Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Persetujuan Penetapan Ranperda Tentang Perubahan APBD Provinsi Kepri Tahun 2020 menjadi Perda.

Bahtiar mengatakan, momen ini diharapkan menjadi momentum untuk semua, menjadi tindak lanjut evaluasi dari apa yang telah dilaksanakan selama tahun 2020, bisa disesuaikan, diteruskan serta kerjakan dengan secepatnya.

Baca Juga :

Apalagi dalam situasi kondisi Pandemi Covid-19, menurut Bahtiar dalam perjalanannya perlu penyesuaian di semua sisi, baik penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di segala bidang semua dalam konteks pandemi.

“Semua kita kerjakan dalam konteks penyesuaian, baik dalam sistem dan lainnya dalam menyelnggarakam pemerintahan daerah semua ditengah pandemi,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan, pembahasan setiap rangkaian sendiri sudah di mulai sejak 16 Oktober saat penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA-PPAS.

“Sepanjang pembahasan di berbagai tingkatan dan rangkaian terdapat masukan dalam penyempurnaan Ranperda tersebut, hingga sampai hari ini di lakukan paripurna penyampaian laporan akhir Banggar DPRD,” kata Jumaga.

Sementara itu mewakili Banggar DPRD, Wakil Ketua Tengku Afrizal Dahlan membacakan laporan akhir Banggar usai melaksanakam setiap tahapan pembahasan dari KUPA-PPAS Perubahan APBD, Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2020.

“Terkait penanganan Covid-19, kami berpesan kepada Pemprov agar bekerja dengan mengedepankan azas efektifitas dan efisiensi agar dapat hasil yang maksimal,” katanya.

*****

Editor : R Situmorang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin