Home Warta

Ansar Optimistis Ekonomi Kepri Tumbuh hingga 3,5 Persen

Ekonomi Kepri
Ansar Ahmad memaparkan program ekonomi saat Pilkada Gubernur Kepri 2020 lalu. (F: barakata.id)

Barakata.id, Karimun – Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad optimistis ekonomi Kepri tahun ini bisa tumbuh 1,5 hingga 3,5%. Untuk mewujudkan itu, ia mengajak semua komponen sama-sama berpacu untuk membuat Kepri semakin maju.

Ansar menekankan bahwa setiap daerah di Kepri harus terus mempertajam program yang mendorong produk domestik regional bruto (PDRB) semakin meningkat.

“Jaga faktor-faktor yang mendorong PDRB. Dijaga agar tidak kontraksi sehingga pertumbuhan ekonomi Kepri kembali membaik. Kita yakin tahun ini ekonomi Kepri tumbuh 1,5 hingga 3,5 persen,” kata Ansar saat membuka Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Karimun, di Aula Kantor Bupati, Tanjungbalai Karimun, Rabu (17/3/21).

BACA JUGA : Ekspor Kepri Naik 7,37 Persen pada Februari 2021

Ansar meminta pemerintah daerah memperhatikan betul faktor pendorong PDRB itu, agar dapat memberi dampak baik bagi ekonomi Kepri.

Lima sektor yang perlu dijaga

Menurut Ansar Ahmad, ada ima hal yang harus dijaga, yaitu belanja konsumsi rumah tangga, pertumbuhan investasi, belanja pemerintah serta ekspor dan impor.

Menurut Ansar, konsumsi rumah tangga sangat mendominasi kekuatan ekonomi, termasuk ekonomi nasional. Karena itu, ia minta dilakukan dengan sungguh-sungguh penguatan konsumsi rumah tangga.

“Program jaring pengaman sosial harus inline dengan di daerah. Terus lakukan penguatan UMKM dan manajemen akses pasar. Lakukan padat karya tunai terlebih untuk yang terdampak Covid-19,” katanya dikutip dari kominfo.kepriprov.go.id.

Soal investasi, Gubernur Ansar senang Karimun masih mencatat hasil yang baik. Karena dia mendapat laporan tidak ada satupun yang tutup total, karena Karimun memang menjadi andalan untuk sektor industri.

Untuk mendorong laju pertumbuhan investasi, pihaknya akan memberikan relaksasi-relaksasi. Relaksasi itu bisa dalam bentuk keringanan pajak dan retribusi serta pelayanan birokrasi prima.

Bahkan beberapa aspirasi pelaku usaha memberi layanan kawasan investasi murah di Batam, Bintan dan Karimun.

Untuk belanja pemerintah, Gubernur mengatakan selain kebijakan “pengetatan ikan pinggang”, juga akan melakukan restrukturisasi. Belanja yang kurang memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi akan ditunda.

“Kita ingin perkuat pondasi ekonomi. Harus dibangun mekanisme kerja yang baik agar bisa dieksplorasi untuk menjawab makro ekononmi,” kata dia.

BACA JUGA : Ansar dan Marlin Bangun Kepri dengan Kencangkan Ikat Pinggang

Tentang ekspor impor, Ansar yakin dengan berkembangnya investasi industri, angka-angka pertumbuhan akan berkembang. Karena itu Gubernur ingin lima sisi demand ini harus didorong agar tidak terjadi kontraksi.

Gubernur yakin pertumbuhan Kepri akan positif. Karena pertumbuhan ekonomi Kepri merupakan akumulasi dari daerah Kabupaten/Kota. Untuk Karimun, Gubernur merasa senang dan berterima kasih karena memberi kontribusi positif, dengan pertumbuhan 3,9%.

Bangkitkan pariwisata Kepri

Ansar menyebutkan pandemi Covid-19 berdampak pada banyak sektor, salah satunya adalah pariwisata mengingat wisata di Kepri berbasis internasional. Untuk itu, Ansar terus menggesa reaktivasi sektor pariwisata.

Pemprov Kepri terus membangun komunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga dengan Pemerintah Singapura. Karena pendapatan dari sektor ini masih kisaran 10-15 persen.

“Saya sudah melakukan diskusi panjang, konsep, time line, berbicara dengan berbagai pihak agar buka kembali destinasi di Lagoi dan Nongsa Point Marina. Malah Sabtu (20/3/21) ini Pak Menteri (Sandiaga Uno) hadir di Batam untuk menyaksikan program vaksinasi,” katanya.

Setelah vaksinasi berjalan, pada 21 April ini dua lokasi wisata terpadu itu akan mulai menerima wisman. Setelah itu akan dipelajari untuk membuka kawasan-kawasan wisata lainnya.

Ansar mengingatkan, setelah kawasan wisata dibuka untuk turis asing, maka semua pihak harus berkomitmen untuk sama-sama menjaganya agar berjalan aman dan lancar.

BACA JUGA : Ansar Larang OPD Pakai Buah Impor Untuk Konsumsi Rapat. Harus Pakai Produk Pertanian Lokal

Pada kesempatan itu, Ansar juga merespon permintaan Bupati Karimun untuk berbagai kegiatan di Bumi Berazam ini. Misalnya terkait kawasan hutan di pemukiman masyarakat, Ansar akan mengagendakan secara khusus untuk semua daerah di Kepri.

Setelah semua terkumpul, pihaknya akan mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar semua kawasan pemukiman yang saat ini masih hutan bisa dilepaskan.

Kemudian untuk berbagai program strategis, akan menjadi perhatian serius. Seperti bandara, Pelabuhan Malarko, air bersih, program pengentasan kemiskinan dan banyak lagi.

“Saya senantiasa membuka diri untuk memajukan Kepri. Saya mesti bekerja keras dengan semuanya. Tak ada keberhasilan tanpa kerja keras,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin