Home Nusantara Anggaran Polri Rp131 Triliun, Begini Kata Ketua Presidium IPW

Anggaran Polri Rp131 Triliun, Begini Kata Ketua Presidium IPW

Polri
Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane. F: ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta- Berdasarkan catatan Indonesian Police Watch (IPW), saat ini ada lebih dari 340 jumlah perwira tinggi Polri, meningkat dari hanya 65 sebelum masa Reformasi. Dari sekitar 340 itu, tak sedikit jenderal yang menganggur.

“Sekarang itu jumlah di tengah (perwira menengah) yang menganggur cukup banyak, jumlah jenderal yang nganggur banyak, Kombes yang menganggur juga banyak,” ungkap Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa (26/1/2021).

Pernyataan Neta S. Pane ini menyikapi peningkatan anggaran Polri pada APBN  Tahun Anggaran 2021 mencapai Rp131 triliun, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp92,6 triliun.

Baca juga: 

Neta S. Pane mengatakan sejak era Reformasi anggaran untuk Polri tercatat naik sekitar 2.000 persen.

Menurut Neta, penggunaan anggaran lebih dari 50 persen untuk gaji. 10-15 persen untuk fasilitas, dengan banyaknya jumlah jenderal.

“Jadi kenaikan anggaran tidak disikapi Polri dengan peningkatan kinerja. Tapi yang disikapi Polri dengan peningkatan jumlah jenderal,” tambah Neta.

Jika pola meningkatkan jumlah jenderal itu masih terjadi, menurut dia, Polri tak akan bisa promoter.

Baca juga: 

“Berapapun anggaran, nanti mereka mengatakan kita butuh tambah anggaran untuk teknologi, dan itu tidak akan tercapai jika jumlah jenderal banyak, jumlah polisi di tengah banyak,” ujarnya.

“Sekarang di tengah yang nganggur banyak, jenderal yang nganggur juga cukup banyak, Kombes yang tidak jelas juga cukup banyak,” tambah dia.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, beberapa waktu lalu, mengatakan anggaran Polri tahun 2021 diprioritaskan untuk lima program.

Baca juga: 

Rinciannya adalah Rp2,401 triliun untuk program profesionalisme SDM, Rp5,496 triliun untuk penyelidikan dan penyidikan pidana, serta Rp37,9 triliun untuk modernisasi almatsus.

“Kemudian Polri butuh anggaran juga program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sebesar Rp17,017 triliun. Serta program dukungan manajemen sebesar Rp49,159 triliu,” jelas Wakapolri saat itu.

Baca juga: 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis pada Oktober 2020 mengakui pihaknya surplus personel di tingkat pati dan perwira menengah pada pangkat Kombes.

Di pangkat Kombes, kata Azis, angka surplusnya mencapai 288. Sedangkan di tingkat pati, surplus 213.

*****
Editor: Ali Mhd

SebelumnyaLahan di Kepri Banyak Ditelantarkan Perusahaan Pemegang HGB
Selanjutnya40 Pimpinan Bank Bakal Bikin Seragam Batik Batam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin