Ahok Luncurkan Aplikasi “Jangkau” untuk Bantu Orang Miskin

46
Basuki Tjahja Purnama atau Ahok (F: Fajar.co.id)

Barakata.id – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama (BTP) atau Ahok meluncurkan aplikasi “Jangkau”. Aplikasi yang berfungsi menyalurkan membantu menyalurkan bantuan sosial ini akan tersedia di Google Play dan IOS dalam waktu dekat.

Ahok mengatakan bahwa aplikasi Jangkau hadir untuk menjangkau mereka yang ingin memberi dan membutuhkan bantuan untuk masyarakat umum, terutama orang-oran miskin.

“Aplikasi Jangkau hadir untuk menjangkau mereka yang ingin memberi dan membutuhkan bantuan. Tunggu kehadirannya!” tulis Ahok di akun Twitter miliknya.

Baca Juga : Kominfo Blokir 900 Ribu Situs Porno

Saat ini, Ahok diketahui sudah membuat BTP Foundation yang informasinya berkantor di seputaran Bundaran Hotel Indonesia. Selain membangun BTP Foundation, Ahok juga membangun perusahaan konsultan.

Postingan Ahok tentang aplikasi Jangkau itu sudah di like 3.075 dengan retweet 1.158 dan kolom komentarnya sudah 151. Salah satu komentar datang dari @TheRealDemelza.

Ia menuliskan “Pak Ahok ngasi unjuk bahwa menjadi pejabat bukan satu-satunya cara untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.”

Ada juga @Ari3Pras yang mengatakan, “semoga aplikasi Jangkau dapat membantu upaya penyembuhan Rani yang saat ini tengah menjalani kemoterapi di RS DR Kariadi Semarang, ya pak @basuki_btp.”

Idenya timbul saat dalam tahanan

Postingan Ahok tentang aplikasi Jangkau di Twitter.

Mengutip Detik.com, Ahok mengaku membuat aplikasi ini karena ingin tetap membantu orang miskin di saat sudah tak lagi menjadi pejabat. Ide tentang Jangkau ini timbul dalam masa tahanan.

“Masih menerima banyak surat permintaan bantuan ke saya. Sedangkan saya sudah tidak menjadi pejabat lagi. Uang pribadi tidak mungkin membantu banyak orang miskin dan membutuhkan,” kata Ahok di Jakarta, Sabtu (3/8/19).

Ia mengatakan, saat menjadi pejabat, ia masih bisa membantu orang yang membutuhkan menggunakan uang operasional dan APBD. Ia berharap aplikasi ini bisa menggugah masyarakat pada budaya gotong royong.

Ahok mengatakan sudah membuat sebuah yayasan yang singkatannya juga sama dengan namanya: Beri Tanpa Pamrih (BTP). Aplikasi Jangkau nantinya dikelola yayasan tersebut.

“Dengan aplikasi ini, aku harapkan ada gotong royong dan informasi bagi yang suka membantu dan mau minta bantuan untuk ketemu. Aku udah dirikan yayasan Beri Tanpa Pamrih (BTP) untuk menjalankan aplikasi Jangkau,” ungkapnya. Aplikasi Jangkau sudah didaftarkan di penyedia aplikasi ponsel pintar.

Baca Juga : Baznas Karimun Distribusikan Bantuan untuk Fakir Miskin

Sementara itu, sekretaris BTP, Ima Mahdiah, mengatakan aplikasi ini bersifat sosial yang menghubungkan antara penyumbang dan orang yang butuh sumbangan. Pada masa awal, lewat aplikasi ini, baru bisa dikelola sumbangan berupa barang.

“Jadi di situ ketemunya orang yang mau menyumbang dan orang yang butuh sumbangan. Misal ada orang tua butuh kursi roda atau tongkat. Jadi nanti misalnya ada orang yang punya kursi roda tapi sudah tidak dipakai bisa disumbangkan,” ujar Ima.

Ima mengatakan, dalam pengembangannya nanti, bisa saja aplikasi Jangkau menerima sumbangan berupa uang. Tapi saat ini aplikasi Jangkau masih melayani sumbangan seperti kursi roda, tongkat, dan kacamata baca.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini