Abu Janda Dinilai Rasis ke Natalius Pigai, KNPI Lapor Polisi

Cuitan Abu Janda di Twitter juga memantik reaksi dari netizen. Banyak warganet yang kemudian meneruskan cuitannya ke polisi.

Netizen pun ramai-ramai menantang polisi agar memperlakukan Abu Janda sama seperti kasus Ambroncius Nababan yang sudah ditahan karena ucapan rasisnya kepada Natalius Pigai. Hingga kemarin sore, cuitan agar polisi menangkap Abu Janda di Twitter terpantau sudah mencapai sekitar 13,4 ribu.

“Mantap pak polisi…buktikan klo hukum itu berlaku sama tuk semuanya 👍 Tangkap juga tuh abu janda ‼️🙏,” cuit @dahersa71, Rabu (27/1/21).

Namun, tak sedikit pula nitizen yang tidak yakin kalau polisi akan menangkap dan menahan Abu Janda. Pertimbangannya, sudah sering Abu Janda dianggap menyebarkan provokasi dan ujaran kebencian, tapi polisi tak pernah melakukan pemanggilan apalagi pemeriksaan.

Di antara kontroversi yang dimunculkan Abu Janda adalah, ia pernah dianggap menghina agama Islam, dan sering mengejek orang lain yang berseberangan dengan pemerintahan. Sebagian netizen beranggapan Abu Janda akan sulit diperiksa polisi lantaran ia termasuk salah seorang “peliharaan” pemerintah.

“Caduk angsa!! mana bisa abu janda dipolisikan itu sama saja polisi membantah pemerintah. karyawan istana ko dipolisikan. 😅🤣🤣,” tulis akun @oliberrian.

“Ayo mumpung Kapolri sekarang orang yang amanah dengan janjinya untuk menjalankan hukum dengan adil, segera tindak lanjuti pelaporan Abu Janda dan Denny Siregar yang Mangkrak di era Kapolri sebelumnya,” tambah @abu_waras.

Baca Juga : Bikin Konten Rasis di YouTube, Siap-Siap Diblokir

Desakan agar polisi memproses Abu Janda karena berbuat rasis juga disuarakan Roy Suryo, politisi Partai Demokrat. Menurut Roy, polisi juga harus bertindak tegas terhadap Abu Janda.

“Tweeps, Setelah si Ambroncius Nababan dicokok @CCICPolri karena uanggahan rasisnya terhadap@NataliusPigai2,” tulis Roy Suryo.

“Rasanya sangat wajar bila Mayoritas Netizen meminta Tindakan tegas juga dilakukan @DivHumas_Polri ke @permadiaktivis1,” sambungnya.

Sebelumnya, Natalius Pigai juga menjadi sasaran tindakan rasial oleh seorang profesor Universitas Sumatera Utara (USU), Ambroncius Nababan. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dia sebagai tersangka, dan menahannya, Selasa (26/1/21).

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin