Home Kepulauan Riau Batam Waduh, 60 Warga Batam Kena Razia Masker di Nagoya

Waduh, 60 Warga Batam Kena Razia Masker di Nagoya

829
Razia Masker di Nagoya
Razia masker di kawasan Pasar Pujabahari Nagoya, kemarin. (F: Barakata.id/Ist)

Barakata.id- Kali ini giliran Nagoya yang jadi lokasi razia masker. Sebanyak 60 orang warga Batam yang berada di kawasan pertokoan Bumi Indah dan Pasar Pujabahari terjerat razia.

Tim Terpadu Penegakan Hukum dan Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Kota Batam memang gencar turun ke lapangan. Tim terpadu ini melakukan sosialisasi dan penegakan hukum bagi masyarakat yang tak patuh protokol kesehatan. Hal ini sesuai dengan Perwako 49/2020.

Kepala Satpol PP Kota Batam Salim mengatakan, hasil temuan di lapangan masih banyak masyarakat yang tak mau pakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Bahkan saat pergi ke tempat ramai seperti ke pasar atau ruang publik lainnya.

Baca Juga: 130 Orang Kena Razia Masker di SP Plaza, Didenda?

“Kemarin kita melakukan patroli di sekitar kawasan pertokoan Bumi Indah dan Pasar Pujabahari, ada 60 warga dewasa dan remaja yang tak patuh terhadap protokol kesehatan,” kata Salim, Rabu (23/9/20).

Warga yang terjaring razia itu kemudian diberi teguran tertulis. Selain itu, mereka juga didata dan membuat surat pernyataan tak akan mengulangi pelanggaran lagi. Akan ada sanksi berat jika yang pernah terjaring razia ini ditemukan kembali tak patuh protokol kesehatan.

Saat ini, dia mengaku tindakan yang dilakukan lebih kepada imbauan secara persuasif. Harapannya dengan imbauan ini masyarakat akan patuh terhadap protokol kesehatan.

“Setelah diberikan imbauan, kami juga membagikan masker. Para warga tersebut kami ingatkan agar tidak mengulangi lagi abai protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga: Tim Razia Masker Sudah Jalani Tes Rapid

Patroli atau razia seperti ini akan rutin dilakukan. Razia masker tidak hanya dilakukan di Nagoya, tapi tim terpadu akan menyasar tempat-tempat keramaian dan banyak dikunjungi masyarakat. Oleh karena itu dia meminta masyarakat untuk bisa menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan.

Tim terpadu itu sendiri, tak hanya terdiri dari Satpol PP, tapi ada juga dari TNI, Polri, Ditpam BP Batam, kejaksaan dan pengadilan.

“Jadi lengkap,” kata dia.

****
Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin