Home Kepulauan Riau Batam

57 Warga Dikarantina di Rusun Tanjunguncang Batam

206
Rusun Tanjunguncang
Foto Ilustrasi. Sejumlah warga yang dikarantina di Rusun Tanjunguncang, Batam. (F: barakata.id/Istimewa)

Barakata.id, Batam – Rusun Tanjunguncang merupakan salah satu lokasi karantina bagi warga Batam selama masa pandemi corona (Covid-19). Saat ini, ada 57 warga yang sedang mennjalani masa karantina di Rusun Tanjunguncang itu.

Kooridnator Karantina Rusun Tanjunguncang, dr. Ratna Irawati mengatakan, 57 warga yang dikarantina di tempat itu saat ini semua semuanya dalam kondisi sehat. Ke-57 warga itu terdiri dari 51 laki-laki dan 6 perempuan.

Baca Juga :
Pasien Corona Batam: 79 Positif, 55 Sembuh, 7 Meninggal

Ia mengatakan, 57 warga itu terbagi dalam 9 kelompok asal. Kelompok pertama, dari seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang melalui Pelabuhan Batam Center.

Kemudian, dari kelompok asal Bengkong (1 orang), kelompok asal Batuampar (1 orang), PMI tangkapan Bakamla (19 orang), dan kelompok asal Tanjungbuntung (1 orang).

Baca Juga :
Data 5 Pasien Positif Corona Baru di Batam, Tertular dari WNA dan Bengkong

Selanjutnya, kelompok asal jemaah tablig India ada 6 orang, kelompok asal Mega Legenda Batamkota (4 orang), kelompok asal MC Dermott (23 orang), dan PMI tangkapan di Teluktering (1 orang).

“Totalnya, 51 laki-laki dan 6 perempuan, semua dalam kondisi sehat. Selama dikarantina di sini, kita rutin memberikan mereka vitamin, pemeriksaan suhu badan, dan disiplin menggunakan masker,” kata Ratna seperti dilansir dari Media Centre Batam, Jumat (15/5/20).

57 Warga Dikarantina di Rusun Tanjunguncang Batam Menunggu Hasil Swab

Rusun Tanjunguncang Batam
Sejumlah warga yang dikarantina di Rusun Tanjunguncang, Batam. (F: barakata.id/Istimewa)

Ratna mengatakan, sebagian dari warga itu sudah menjalani pemeriksaan baik rapid diagnostic test maupun swab. Ada yang sudah keluar hasilnya dengan kesimpulan Negatif Covid-19, ada juga masih menunggu hasil pemeriksaan swab.

Contohnya kelompok asal MC Dermott yang sudah dilakukan pemeriksaan swab pada 13 Mei 2020. Warga yang punya riwayat kontak dengan pasien Covid-19 ini akan dikarantina hingga hasil swab keluar.

Baca Juga :
Waspada, Pasien Positif Corona Batam Tambah 5 Orang

Sedangkan contoh yang sudah keluar hasilnya negatif namun tetap tinggal di karantina Tanjunguncang adalah 6 orang anggota jamaah tablig asal India.

“Mereka masih tetap di sini sambil menunggu kepastian kepulangan ke negara asal,” ujar Ratna

Kemudian ada lagi anak berusia 7 tahun, kelompok asal Bengkong yang merupakan yatim. Anak perempuan ini tetap dikarantina meski hasil swab sudah keluar negatif.

Baca Juga :
Jangan Lengah, 50 Persen Pasien Corona Adalah OTG

Menurut Ratna, hal itu dilakukan karena mempertimbangkan kemanusiaan agar anak tersebut bisa terawat.

“Untuk anak ini, belum dipulangkan karena tidak ada orang di rumahnya. Tiga saudaranya masih diisolasi di RSUD Embung Fatimah dan ibunya masih di Malaysia,” kata dia.

Selain menjaga kesehatan warga yang dikarantina, petugas juga rutin melakukan pembersihan dan disinfeksi. Setiap ruangan yang ada dilakukan penyemprotan disinfektan untuk memastikan tidak ada penularan jika ada warga yang postif Covid-19.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin