Home Kepulauan Riau Batam

5 Penyalur WNI yang Jadi ABK di Kapal Ikan China Ditangkap, Untung Rp10 Juta/Orang

387
Penyalur WNI
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt menjelaskan penangkapan lima tersangka kasus trafficking WNI di kapal ikan asing di Mapolda Kepri, Batam, Kamis (9/7/20). (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Batam – Jajaran Polda Kepri menangkap lima orang penyalur warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal ikan asing berbendera China. Kelima orang itu diamankan atas kasus tindak pidana trafficking atau perdagangan orang.

Kelima tersangka ini terkait kasus sebelumnya berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-A/76/2020/Spkt-Kepri, tanggal 8 Juni 2020. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah perairan Karimun, Kepri.

Baca Juga :
WNI Dianiaya hingga Tewas di Kapal Ikan China

Dalam kasus ini, ditemukan dua orang ABK mapal berbendera China yang terjun di perairan Karimun dan kemudian kedua orang itu diselamatkan oleh nelayan setempat.

Hasil penyelidikan, kedua orang tersebut adalah korban dari perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang dijanjikan untuk dipekerjakan ke Korea Selatan sebagai buruh pabrik. Saat perekrutan, keduanya diming-imingi mendapatkan gaji mulai Rp25.000.000 sampai Rp50.000.000 per bulan.

Namun, keduanya harus memenuhi syarat membayar biaya pengurusan sebesar Rp50.000.000 per orang. Faktanya, kedua korban tidak diberangkatkan ke Korea melainkan dipekerjakan sebagai ABK di kapal penangkap ikan atau cumi pada kapal Fulu-Qing Yuan Yu 901 berbendera Chna.

Baca Juga :
Militer AS-Cina Tegang di Laut Natuna, TNI Siagakan 4 Kapal Perang

Di kapal itu, kedua korban tidak mendapat gaji selama 4 bulan. Mereka juga kerap mendapat intimidasi dan penganiayaan dari kru kapal.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan, kelima orang tersangka berinisial SD, HA, MH alias D, AY alias M dan SY itu ditangkap Ditreskrimum Polda Kepri. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka SD, HA, dan MH alias D.

“Selanjutnya dilakukan pengembangan, dan tim berhasil menangkap tersangka AY alias M dan SY,” kata Harry yang didampingi Wadirreskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid dan Kasubdit V Dit Reskrimum Polda Kepri AKBP Dhani Catra Nugraha di Mapolda Kepri, Batam, Kamis (9/7/20).

Peran dan keuntungan tersangka

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin