Home Kepulauan Riau 48.088 E-KTP Dibakar Disdukcapil Batam

48.088 E-KTP Dibakar Disdukcapil Batam

123
Disdukcapil Batam
Sebanyak 48.088 keping e-KTP dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Kantor Disdukcapil Batam, Sekupang, Batam, Jumat (29/1/21). (F: barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam membakar 48.088 Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Pemusnahan puluhan keping kartu identitas tersebut dimaksudkan untuk menertibkan administrasi.

“Selain itu, juga untuk menghindari penyalahgunaan KTP elektronik yang rusak atau invalid,” kata Kepala Disdukcapil Batam, Heriyanto Joesoef di sela pemusnahan 48.088 e-KTP di halaman Kantor Disdukcapil Batam, Sekupang, Jumat (29/1/21).


Heriyanto mengatakan, pemusnahan 48 ribu lebih e-KTP itu juga bagian upaya pihaknya untuk peningkatan kualitas pelayanan kewaspadaan dalam sistem adminstrasi kependudukan.

Dijelaskannya, e-KTP yang dibakar itu di antaranya cetakan 2016 sampai 2018 sebanyak 7.994.

Baca Juga : Belum Punya E-KTP Batam? Segera Urus, Ada 24 Ribu Blangko E-KTP di Disdukcapil

Menurut Heryanto, para pemilik e-KTP itu ada yang pindah keluar Batam, meninggal dunia hingga ada perubahan data misalnya dari lajang menjadi menikah.

“Kemudian ada juga e-KTP invalid penarikan dari pemohon percetakan baru sebanyak 40.094 keping,” ujarnya.

24 ribu e-KTP siap dicetak

Sebelumnya, Heryanto mengatakan, saat ini tersedia 24 ribu blangko e-KTP yang siap untuk dicetak. Pada Desember 2020 lalu, Disdukcapil Batam mendapat tambahan 14 ribu blangko e-KTP.

Ditambah dengan 10 ribu blangko sisa, maka saat ini tersedia sebanyak 24 ribu blangko e-KTP.

Tersedianya 24 ribu blangko e-KTP itu diharapkan bisa mengakomodir permohonan warga Batam dalam membuat e-KTP.

Baca Juga : Mulai 2 Oktober, Pelayanan Disdukcapil Batam Lewat Online

Heryanto mengatakan, tahun 2020 lalu ada ribuan pemohon yang masuk, tapi e-KTP mereka belum bisa dicetak.

“Awal tahun 2021 ini pun, sudah ada permohonan pembuatan e-KTP yang masuk ke Disdukcapil Batam,” kata dia.

Acara pemusnahan e-KTP itu dihadiri pula oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.

Pada kesempatan itu, Rudi meminta Disdukcapil meningkatkan layanan kepada masyarakat. Ia memberi waktu tiga bulan kepada jajaran Disdukcapil Batam untuk menyelesaikan e-KTP masyarakat yang mengajukan permohonan sebelum Januari 2021.

“Buat pengumuman di medsos juga surat resmi yang ditandatangani,” imbuhnya.

Baca Juga : Bantuan Tunai Rp600.000 Cair, Siapkan KTP dan KK

Selain terkait e-KTP, Rudi juga berharap pelayanan akta kelahiran juga ditingkatkan. Disdukcapil Batam diminta bekerja sama dengan RT/RW sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.

Rudi menegaskan, peningkatan layanan kependudukan mutlak perlu dilakukan demi hajat hidup masyarakat banyak.

Ia pun meminta agar Disdukcapil tidak mempersulit kepengurusan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan lainnya, apalagi terhadap masyarakat tak mampu.

“Kasihan mereka. Kalau boleh ke depan yang mengandung dapat datanya, kita siapkan akta anaknya,” pungkasnya.

*****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin