Home Kepulauan Riau Batam

23 Ribu KK di Batam Dapat Bantuan Pangan Non-Tunai Rp200.000, Diberikan Sampai Desember

1522
Bantuan Pangan Non-Tunai
Sekda Batam, Jefridin Hamid menyerahkan secara simbolis BPNT di Tembesi, Batam, Selasa (11/8/20). (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Batam – Pemerintah menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada 23 ribu kepala keluarga (KK) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Batuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, Selasa (11/8/20).

Jefridin mengatakan, untuk BPNT tahun ini, jumlah yang diterima masyarakat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya setiap keluarga mendapat Rp150 ribu, kini naik menjadi Rp200 ribu setiap bulan.

Menurut Jefridin, kenaikan nominal bantuan itu lantaran banyak warga yang terdampak pandemi Covid-19. Ia menegaskan, para penerima bantuan adalah keluarga yang tidak mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah daerah.

“Masyarakat yang menerima ini adalah keluarga-keluarga yang tidak dibenarkan menerima bantuan bahan kebutuhan pokok dari pemerintah daerah,” kata dia.

Baca Juga :
Warga Batam, Ini Jadwal Bantuan Sembako Tahap 4

Jefridin mengatakan, besaran nominal BPNT yang diterima masyarakat baru dinaikkan sejak Maret 2020. Bantuan ini akan terus disalurkan hingga bulan Desember nanti.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

Langsung masuk ke rekening e-warung

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Leo Putra menambahkan, penyaluran bantuan ini dilayani 112 agen yang ditunjuk bank yang ada di bawah naungan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Untuk wilayah Kota Batam, ditunjuk Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Jadi, bantuan ini langsung masuk ke kartu rekening e-warung dan bisa ditukar ke 112 agen yang sudah ditunjuk,” ujarnya seperti dikutip dari Media Centre Batam.

Baca Juga :
Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Bantuan Pemerintah

Leo Putra mengatakan, jika tahun sebelumnya yang diterima hanya beras aja, maka tahun ini ada empat komponen yang dipenuhi.

“Semua bantuan dimasukkan ke kartu dan dicairkan di agen-agen yang sudah ditentukan,” kata dia.

Adapun bahan pangan yang diterima berupa beras 10 kilogram, kacang hijau 1 kilogram, telur 1 papan, dan jeruk. Bahan pangan tersebut mewakili kriteria yang ada dalam ketentuan seperti karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan vitamin.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin