Home Kepulauan Riau

20 Pengusaha Wedding Organizer dapat Teguran Terkait Prokes

Pengusaha Wedding Organizer
Kepala Disbudpar Batam memanggil 20 pengusaha wedding organizer untuk mengevaluasi terkait kendornya penerapan protokol kesehatan dalam acara yang diselenggarakan para wedding organizer tersebut, Selasa (9/3/21). (F: Disbudpar Batam)

Barakata.id, Batam- Sebanyak 20 pengusaha wedding organizer di Batam dapat teguran terkait protokol kesehatan (prokes). Teguran itu dilakukan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata,

Para pengusaha wedding organizer itu dipanggil ke kantor Disbudpar, Selasa (9/3/21). Pemanggilan itu buntut dari ditemukannya penerapan protokol kesehatan yang mulai kendor saat berlangsung acara pernikahan yang diselenggarakan para wedding organizer tersebut.

“Saya temukan sendiri wedding organizer ada yang mulai lalai dengan protokol kesehatan,” kata Ardi.

Baca Juga:

Pada kesempatan itu, Ardi melakukan evaluasi terkait kegiatan yang diselenggarakan para wedding organizer terkait yang dinilai mulai kendor menerapkan prokes.

Prokes yang wajib diterapkan itu diantaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak. Oleh karena itu, menurut Ardi itu wedding organizer dituntut menyiapkan masker, hand sanitizer, tanda jaga jarak, menyediakan pengecek suhu tubuh dan pelaku wedding organizer juga harus menggunakan sarung tangan.

“Bila perlu satu orang ditugaskan khusus untuk mengingatkan pelaksanaan prokes kepada tamu. Setiap dua jam acara pelaku wedding organizer wajib mengganti sarung tangan,” ujarnya mengingatkan.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, wedding organizer juga wajib membuat surat pernyataan bertanda tangan di atas materai kesediaan menerapkan prokes. Surat pernyataan itu diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Disbudpar Batam.

Rudi meminta para pelaku usaha wedding organizer mengerti dan tak melanggar prokes itu lagi.

“Saya tegaskan, saat foto wajib memakai masker,” ucapnya.

Baca Juga:

Selain pernikahan, acara lain seperti khitanan dan yang menimbulkan keramaian juga ditekankan oleh Ardi agar tetap menerapkan prokes.

Peringatan dari Kepala Disbudpar Batam itu disambut baik oleh para pengusaha wedding organizer. Salah satunya dari pimpinan Syurga Pelaminan.

“Evaluasi ini sangat bagus dan penting. Kami dipanggil dan diingatkan kembali pentingnya melaksanakan prokes demi kebaikan bersama,” ujarnya.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin