Home Nusantara 12.408 Nakes Telah Dilatih untuk Persiapan Vaksinasi

12.408 Nakes Telah Dilatih untuk Persiapan Vaksinasi

Persiapan Vaksinasi
Simulasi vaksinasi di Puskesmas Cikarang Utara di Bekasi, 19 November lalu. (F: Dok. Kemenkes)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id- Pemerintah telah melakukan berbagai persiapan vaksinasi. Dari data yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 5 Desember 2020, sudah ada 12.408 tenaga kesehatan (nakes) yang mengikuti pelatihan dalam rangka persiapan vaksinasi. Para nakes itu berasal dari 21 provinsi.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi dalam bincang-bincang bersama Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro, Senin (14/12/20).

Baca Juga:
Vaksin Corona untuk Usia 18-59 Tahun? Begini Kata Menkes

Oscar mengatakan, targetnya, pemerintah akan melatih 440.000 nakes dan 23.000 vaksinator. Persiapan itu dilakukan untuk kesuksesan vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Selain nakes, workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator juga telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi,” ujar Oscar, dikutip dari laman YouTube Sekretaris Presiden.

Menurut Oscar, hal itu menunjukkan semua berjalan sesuai rencana. Di beberapa daerah bahkan sudah melakukan simulasi vaksinasi.

“Di Bogor sudah simulasi, dihadiri presiden dan Menkes, kemudian di Puskesmas Cikarang Utara di Bekasi dihadiri wakil presiden,” tutur Oscar.

Terkait kesiapan alat, Kemenkes juga menyiapkan sosialisasi penyediaan cold chain dan logistik pendukung. Rencana-rencana itu, kata Oscar diikuti dengan pembiayaan-pembiayaan yang sudah diukur dan direncanakan dengan baik.

Tak hanya kesiapan nakes, menurut Oscar hal lain yang harus disiapkan adalah penyosialisasian vaksinasi terhadap masyarakat. Upaya itu didaerah akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan terkait, Puskesmas serta fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Penyampaiannya kalau memang bisa bersifat local wisdom, menggunakan bahasa-bahasa daerah ke masyarakat,” kata Oscar.

Baca Juga:
Erick Tohir Sebut Tak Semua Dapat Vaksin Gratis

Namun, secara umum pihaknya telah membuat semacam acuan untuk pihak-pihak di daerah untuk mengkomunikasikan terkait vaksinasi kepada masyarakat. Termasuk soal kehalalan juga sudah dikuatkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kendati demikain, masyarakat diminta tak melupakan protokol kesehatan, karena hal itu merupakan upaya yang paling ampuh untuk mencegah penyebaran Covid-19.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaBatam Raih Penghargaan Peduli HAM, Begini Penilaiannya
SelanjutnyaTentang Kreativitas, Bakat atau Bisa Dilatih?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin