Home Kepulauan Riau Batam

105 Orang Kena Razia Masker di Seibeduk, Langsung Rapid

499
Razia Masker Seibeduk
Warga yang terjaring razia masker, Kamis (15/10/20) di Pasar Pancur, Seibeduk langsung diwajibkan tes rapid (F: Ist)

Barakata.id- Sebanyak 105 orang terjaring razia masker di Pasar Pancur, Seibeduk, Kamis (15/10/20). Para pelanggar protokol kesehatan ini langsung diwajibkan untuk tes rapid. Mereka langsung tes di tempat. Pihak Satgas Covid-19 Batam telah menyediakan petugas untuk melakukan tes rapid.

Selain tes rapid, para pelanggar protokol kesehatan itu juga diminta menandatangani surat pernyataan. Isinya tak akan mengulangi lagi pelanggaran yang dilakukannya.

Kepala Satpol PP Batam sekaligus penanggung jawab kegiatan, Salim menyebutkan dari 105 orang yang terjaring razia masker di Pasar Pancur, Seibeduk itu terdiri dari remaja dan dewasa.

Baca Juga:
Mulai Besok Pelanggar dalam Razia Masker Wajib Tes Rapid

“Masyarakat yang terjaring razia ini sedang belanja di Pasar Pancur dan da juga yang berlalu lalang di jalan seputaran jalan raya simpang Pasar Pancur,” kata Salim.

Tak hanya Satpol PP, tim Satgas Covid-19 dalampenindakan dan razia itu terdiri dari Badan Penanaman Modal Batam, Dinas Lingkungan Hidup Batam, Dinas Perhubungan Batam, TNI, Polri, kejaksaan, Pengadilan Negeri batam dan Ditpam BP Batam.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid dan Asisten I Pemko Batam Yusfa Hendri juga ikut turun langsung ke lapangan.

Keduanya memberikan masker kepada warga serta mengimbau warga yang terjaring agar tak mengulangi perbuatannya.

Jefridin mengatakan, razia itu bukan untuk memberatkan atau menyusahkan masyarakat. Justru sebaliknya, merupakan perhatian pemerintah kepada masyarakat agar terhindar dari Covid-19.

Baca Juga:
Tim Razia Masker Sudah Jalani Tes Rapid

“Kegiatan ini kami laksanakan semata-mata demi keselamatan masyarakat, termasuk bapak ibu (pelanggar). Tidak ada maksud lain,” kata dia.

Ia mengungkapkan, hingga Rabu (14/10/20), jumlah kasus Covid-19 di Batam mencapai 2.020 kasus dengan jumlah kematian mencapai 58 orang. Angkanya cukup mengkhawatirkan. Untuk itu ia meminta masyarakat turut andil sehingga Batam segera terbebas dari pandemi ini.

“Caranya adalah laksanakan protokol kesehatan,” ajak dia.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin