Home Kepulauan Riau Batam 100 Pegawai BP Batam Akan Awasi Prokes di Kawasan Industri

100 Pegawai BP Batam Akan Awasi Prokes di Kawasan Industri

78
BP Batam Awasi Kawasan Indsutri
Ilustrasi. Kawasan industri di Batam akan dipantau oleh BP Batam terkait protokol kesehatannya. (F: bpbatam.go.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam akan awasi protokol kesehatan (prokes) di kawasan industri dengan menurunkan 100 pegawainya.

Hal itu menyusul dilaksanakannya pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Batam yang dilaksanakan mulai 8 Juli hingga 20 Juli 2021.


Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan BP Batam ikut terjun langsung melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPKM dan prokes.

Baca Juga:

Sebelum turun ke lapangan, Rudi memberikan pengarahan kepada para pegawai BP Batam yang akan turun membantu mengawasi prokes di kawasan industri, Kamis (8/7/21). Pengarahan itu dilaksanakan di Dataran Engku Putri Batam Center.

Rudi menyebut, ada ratusan perusahaan yang akan dimonitoring terkait prokes tersebut. Sementara 100 pegawai BP Batam yang akan diturunkan itu berasal dari Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal bersama Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi.

Para pegawai BP Batam itu nantinya akan memantau atau awasi secara langsung kegiatan yang dilakukan perusahaan di kawasan industri. Apakah sudah sesuai dengan prokes dan aturan pemerintah atau belum.

“Karena kondisi penyebaran virus korona di Batam meningkat kembali. Kita berusaha untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” kata Rudi.

Rudi pun mengimbau pengelola kawasan industri di Batam untuk terus menerapkan prokes dengan ketat dan disiplin. Sehingga dapat mencegah penualran virus Corona di lingkungan kerja.

“Kita hanya punya waktu 1 bulan untuk menurunkan status zona level 4, artinya saat ini kita di posisi PPKM Mikro, tidak boleh meningkat menjadi PPKM Darurat. Jadi kita harus turun dari PPKM Mikro hingga kita akan menjadi normal seperti biasa,” jelas Rudi.

Baca Juga:

Rudi menyebut Batam adalah daerah industri. Investor dan pelaku usaha bersama pemerintah diminta bersama-sama menjalankan prokes. Sehingga kegiatan produksi tetap berjalan lancar.

“Hal yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kita ingin semua lapisan masyarakat ikut mendukung program ini agar kita bisa kembali hidup normal seperti biasa,” ujarnya.

Rudi mengatakan, saat ini pihaknya akan mengawasi dan memberitahu, tapi jika tetap melanggar akan ditindak tegas tanpa terkecuali.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin