Home Kepulauan Riau 10 Kriteria PNS yang Wajib WFH

10 Kriteria PNS yang Wajib WFH

PNS Wajib WFH
Foto ilustrasi. Pemprov Kepri kembali menerapkan sistim kerja dari rumah atau WFH bagi pegawai.

Barakata.id, Tanjungpinang – Pemprov Kepri kembali menerapkan wajib work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi para PNS dan pegawai lainnya. Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran Nomor: 800/893/BKSDM-SET/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Pemprov Kepri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, Surat Edaran itu diterbitkan dengan mempertimbangkan peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Kepri. Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 18 Mei 2021 sampai dengan 31 Mei 2021 atau sampai dilakukan evaluasi tentang sistim kerja dan kehadiran selanjutnya.

Arif menegaskan, selama melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (WFH), semua pegawai wajib mengaktifkan alat komunikasi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk membangun koordinasi, komunikasi, konsultasi, dan menerima arahan dari pimpinan sehingga produktivitas kinerja dapat berjalan efektif dan efisien.

BACA JUGA : PNS Kerja dari Rumah Lagi, HP Tak Boleh Mati

“HP tidak boleh dimatikan. Selama penyesuaian sistem kerja ini, untuk sementara pelaksanakan apel pagi setiap hari Senin ditiadakan,” kata dia.

Kriteria PNS wajib WFH

Arif mengatakan, ada beberapa kriteria PNS yang wajib WFH atau melakukan tugas kedinasan dari rumah. Salah satunya adalah, pegawai tersebut rentan terpapar virus corona atau Covid-19.

“Ada beberapa kriteria pertimbangan pegawai yang rentan terpapar Covid-19 sehingga wajib untuk melakukan tugas kedinasan dengan sistim bekerja dari rumah atau WFH,” ujar Arif di Tanjungpinang, Selasa (18/5/21).

Berikut 10 kriteria pegawai yang wajib WFH:

1. Pegawai yang sedang mengandung/ hamil/ menyusui.

2. Pegawai dengan jabatan pelaksana/ fungsional/ Pegawai Tidak Tetap/ Tenaga Harian Lepas berusia lebih dari 50 tahun yang tugas fungsinya bersifat bukan strategis.

3. Pegawai yang jenis pekerjaannya dapat dilakukan secara online.

4. Pegawai yang tempat tinggalnya berada di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

5. Pegawai yang memiliki riwayat sakit atau rentan terhadap sakit tertentu.

BACA JUGA : COVID-19: Kepri Larang ASN Perjalanan Dinas ke Luar Daerah

6. Pegawai yang memiliki riwayat perjalanan dalam negeri/ luar negeri pegawai dalam 14 hari kalender terakhir.

7 Pegawai dengan kondisi kesehatan keluarga pegawai (dalam status orang dalam pemantauan/orang dalam pengawasan/dikonfirmasi positif Covid-19).

8. Pegawai dengan riwayat interaksi pegawai dengan penderita terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari kalender terakhir

9. Pegawai yang mengalami gejala infeksi Covid-19 yang mencurigakan (termasuk demam, batuk, sakit tenggorokan, sesak dada, dispnea, kelelahan, mual dan muntah diare, konjungtivitis, nyeri otot, dll).

10. Pegawai yang efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan unit organisasi.

*****

Editor : YB Trisna