Home Ekonomi UKM

1.900 UMKM di Batam Terdampak Covid-19, Omset Turun Drastis

34
UMKM Batam
Foto ilustrasi. Nasi.ID adalah salah satu UMKM di Batam yang terus mencoba bertahan di tengah hantaman wabah virus corona. (F: barakata.id/Asrul R)

Barakata.id, Batam – Wabah virus corona (Covid-19) juga berdampak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Ada sekitar 1.900 UMKM yang terpukul selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Batam, Suleman Nababan mengatakan, pihaknya saat ini sedang mendata UMKM yang terkena dampak Covid-19. Pendataan sementara, ada 1.900 UMKM yang terdampak.

Suleman mengatakan, pendataan ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencarikan solusi untuk menggairahkan kembali sektor UMKM di Batam.

Baca Juga :
Bisnis Fesyen Tak Mati di Masa Pandemi

Dari pendataan yang dilakukan, diketahui bahwa rata-rata pelaku UMKM mengalami penurunan omset yang cukup drastis.

“Mulai dari omsetnya yang menurun karena jumlah permintaan menurun, hingga kesulitan untuk mendapatkan bahan baku karena adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah,” katanya seperti dikutip dari Media Center Batam, Jumat (19/6/20).

“Jumlah itu kemungkinan masih bertambah, karena tim masih turun ke lapangan untuk melakukan pendataan,” kata Suleman.

Berapa total UMKM di Batam? Suleman mengaku belum bisa memberikan kepastian. Namun, menurut dia, dari hasil pendataan ini nantinya akan bisa menjadi rujukan tentang angka total UMKM di Batam.

Baca Juga :
Kadin Kepri Ajak Cintai Batik Lewat Milenial Membatik

Selama pendataan, lanjut Suleman, pihaknya juga menginventarisir masalah-masalah yang dihadapi para pelaku UMKM.

Suleman memastikan Pemko Batam akan mencarikan solusi terhadap persoalan UMKM tersebut. Dengan demikian, diharapkan sektor UMKM di Batam kembali bergairah dan usahanya terus berkembang.

“Kalau UMKM ini bisa berkembang maka perekonomian masyarakat juga akan bergairah. Ini juga salah satu indikator membaiknya perekonomian suatu daerah,” ujarnya.

“UMKM yang terdampak Covid-19 ini nanti akan kita dorong dan upayakan agar bisa mendapatkan bantuan maupun stimulus dari pemerintah pusat,” sambungnya.

Suleman mengatakan, setelah pendataan UMKM ini selesai, datanya akan diserahkan kepada Wali Kota Batam. Selanjutnya, Pemko Batam akan mengkaji untuk mengeluarkan kebijakan yang tepat guna membantu para pelaku usaha kecil di Batam untuk mengembangkan usahanya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin